TAGS: workshop

 

workshop kurikulum 2Kurikulum adalah acuan penting dalam terselenggaranya pendidikan terkhusus pada institusi sekolah hingga ke tingkat universitas. Merujuk pada Perpres No. 08 tahun 2012 kerangka acuan yang digunakan saat ini adalah KKNI sebagai perwujudan mutu dan jati diri bangsa Indonesia dengan memperjelas profil lulusan yang dapat disinergikan dengan kebutuhan masyarakat yang telah dianalisa sebelumnya. Dengan basis kompetensi, yang mengintegrasikan pendidikan dengan pelatihan serta pengalaman kerja di berbagai sektor dunia kerja.

Tantangan digital serta sains dan pengetahuan menjadikan sistem KKNI ini sebagai tuntutan dan kebutuhan yang sifatnya inovatif. Adanya penerapan kurikulum tentunya mengarah pada segala aturan yang telah diatur oleh negara misalnya:

  1. UU No.14 Tahunn 2005 tentang Guru dan Dosen
  2. UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
  3. Peraturan Presiden No.8  tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
  4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi
  5. Pemendikbud No. 73 tahun 2013 tentang Capaian Pembelajaran Sesuai dengan Level KKNI
  6. UU PT No. 12 tahun 2012 pasal 29 tentang Kompetensi lulusan ditetapkan dengan mengacu pada KKNI, serta
  7. Permenristek dan Dikti No. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Dengan adanya kurikulum ini, diharapkan bahwa mahasiswa mampu mengembangkan aspek Attitude, kemampuan kerja, pengetahuan, serta managerial dan tanggung jawab. Capaian tersebut dijabarkan pada tingkat institut atau universitas sebagai sebuah capaian pembelajaran pada setiap mata kuliah yang ada sehingga tersusun sesuai kebutuhan profil kelulusan yang bisa berkonstribusi dalam segala sektor. Oleh karena itu kepala LPM IPI, Abdullah Jawawi S.Pd.I, M.Pd.I menghadirkan pakar kurikulum pada yakni Jumadil Muhammad, SS, M.Pd.I yang juga ketua I STAI Al-Azhar yang bertempat di Antang.

workshop kurikulum

Di sela pemaparannya dalam workshop yang diadakan pada tanggal 22 Februari 2019 ini, Jumadil menegaskan pentingnya pembuatan RPS (Rancangan Pembelajaran Semester) bagi profesionalisme dosen, kejelasan capaian lulusan,  deskripsi mata kuliah, kompetensi mahasiswa dalam taksonomi bloom seperti aspek kognitif, afektif, psikomotorik, serta capaian mata kuliah dan penjabarannya.

Diharapkan dengan diadakannya workshop ini, maka seluruh dosen IPI mampu mengatur rancangan proses pembelajaran guna menyediakan lulusan yang professional di bidangnya dan memiliki integrasi moral dan intelektual ketika terjun di dunia karir dan masyarakat nantinya.

Oleh: Amhy Faezarobbani

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.