Nonton Bareng Di “Bioskop” Nya Institut Parahikma Indonesia (IPI)

Nonton Bareng Di “Bioskop” Nya Institut Parahikma Indonesia (IPI)

nonton bareng bioskop ipi

Kegiatan nonton bareng yang diadakan pada hari Rabu malam tanggal 9 Mei 2018 ini bertajuk MCD “Movie Club Discussion”. Bedah film ini diinisiasi oleh Mahasiswa (i) Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Institut Parahikma Indonesia. Dengan spirit yang masih berkaitan dengan Hari Pendidikan di bulan Mei ini, para panitia penuh semangat dan bekerjasama menyukseskan acara di Kampus 1 IPI yang berlokasi di Jl.Mustafa dg. Bunga no.191, Gowa.

Film yang dibedah berjudul “Freedom Writers” yang menggambarkan tentang dedikasi seorang guru yang ingin menyatukan perseteruan di antara para siswanya. Salah satu panitia, Rezki, menyatakan, “film ini mengajarkan kita tentang pentingnya saling menghargai tanpa melihat adanya perbedaan. Mengajarkan kita bagaimana seharusnya sikap seorang pengajar dalam menghadapi bermacam-macam kepribadian dari muridnya. Film ini juga menunjukkan kepada kita dedikasi yang tinggi penting dimiliki oleh setiap pengajar. Dan masih banyak lagi yang bisa dipetik dari film ini. Satu pernyataan dalam film yang paling penting menurut saya yaitu, If you want to be respected, you have to give it”.

bioskop ipi

Panitia menyediakan 5 pertanyaan yang didiskusikan. dengan melibatkan para dosen IPI lulusan Amerika untuk membahas film ini dengan para peserta. Antusiasme penonton terbukti dengan terjualnya 80 tiket MCD oleh mahasiswa/i dari IPI, UIN Alauddin, UNM, dan UNISMUH. Melalui film program MCD ini, peserta dapat mengasah nalar mereka tentang dinamika dunia pendidikan, mempraktekkan bahasa Inggris, dan juga mempelajari kultur yang ada di Amerika.

Dari konsep trilogi sebagai ciri khas IPI, yakni (Spiritual Wisdom, ICT, dan Bahasa Inggris) membuat peserta didik yang ada di institusi ini menjadi pribadi unggul di era millennial. Pihak birokrasi pun turut mendukung segala kreativitas mahasiswa/i untuk mengasah inner capacity dan kualifikasi mereka sebagai bekal kesuksesan setelah nantinya menjadi alumni IPI.

Penulis Amhy f.r.

HIMAPRODI MPI Adakan PORSENI yang Pertama

HIMAPRODI MPI Adakan PORSENI yang Pertama

Sebagai kampus  dengan motto “berperadaban, cerdas, dan terampil” pastinya mengharapkan mahasiswanya mempunyai tali persaudaraan yang kuat, dan ini menjadi pembeda dengan beberapa kampus yang ada di Indonesia. Maka untuk mempererat kembali silaturahmi mahasiswa antar jurusan, Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam(HIMAPRODI MPI) menggelar kegiatan Pekan Olahraga dan Seni(PORSENI) yang pertama.

Kegiatan dengan tema “Mengembangkan Potensi dan Sportifitas Mahasiswa” tersebut diadakan untuk menguatkan persaudaraan antar mahasiswa, sekalipun berbeda jurusan.

Yukking, selaku ketua panitia berharap kegiatan ini bisa berdampak positif untuk semua mahasiswa, “Kami harap dengan kegiatan ini, kita semakin teguh dalam kebersamaan dan bisa menjadi mahasiswa yang sportif dalam segala hal,”, ungkapnya.

PORSENI yang dibuka langsung oleh Pjs. Rektor IPI, Hartas Hasbi, S. E., M. Ak. Ini berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuannya, “Kegiatan ini, kan bersifat umum (semua mahasiswa IPI), jadi diharapkan tidak ada perselisihan karena berbeda jurusan,” harapnya ketika memberikan sambutan pada pembukaan PORSENI pada Kamis, 26 April.

“Atas nama HIMAPRODI, saya ucapkan banyak terimakasih kepada dosen-dosen/staff dan teman sekalian karena bersedia membantu kami mensukseskan kegiatan ini.  Alasan terbesar kami mengadakan kegiatan ini karena togetherness. Seperti yang dikatakan oleh ketua BEM kemarin, bahwa kebersamaan adalah nafas kita,” ucap Mursyid, ketua HIMAPRODI MPI.

Terdapat 13 jenis lomba pada PORSENI ini, yaitu futsal, volley, badminton, tennis meja, balap karung, takraw, ceramah, akustik, puisi, tilawah, stand-up, menari, dan English Quiz. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari, 26-29 April.

Ditulis Oleh Mursyidin Yusuf

Himpunan Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris mengadakan kegiatan English Brotherhood

Himpunan Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris mengadakan kegiatan English Brotherhood

Pada tanggal 23 sampai tanggal 24 Januari 2018 lalu, telah dilaksanakan kegiatan Brotherhood yang bertempat di rumah adat Mandar, Benteng Somba Opu, Gowa. Broterhood merupakan salah satu program tahunan yang diprakarsai oleh English Education Department Students’ Association (EDENTSA) atau Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Tadris Bahasa Inggris (TBI), Institut Parahikma Indonesia. Terpilih sebagai ketua panitia adalah Syukryansyah Danial, mahasiswa TBI semester 3. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa TBI dengan cara dan suasana yang lebih menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menjadi ajang silaturahmi, saling mengenal dan menjalin kebersamaan antara mahasiswa TBI semester satu dan semester tiga, mengajarkan peserta untuk berkerjasama dalam tim (team work), dan menambah wawasan.

Kegiatan Brotherhood ini dibuka oleh dosen TBI sekaligus wakil rektor tiga bidang administrasi dan keuangan ibu Nurwahidah, S. Pd., MA TESOL menggantikan ketua program studi bahasa Inggris bapak Abdi Syam, S. Pd., MA TESOL yang kebetulan berhalangan hadir pada saat acara pembukaan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa dosen TBI dan staff di lingkungan Institut Parahikma Indonesia. Beberapa materi tentang bahasa Inggris dan keorganisasian disampaikan oleh dosen-dosen TBI dan Pembina BEM Institut Parahikma Indonesia.

Selama kegiatan ini, seluruh peserta dan panitia yang terdiri dari seluruh mahasiswa jurusan TBI dari semester satu dan semester tiga diwajiban menggunakan bahasa Inggris dalam berkomunikasi; dan peserta atau panitia yang melanggar aturan – menggunakan bahasa selain bahasa inggris, dikenakan hukuman. Hal ini dimaksudkan untuk memperlancar kemampuan speaking mahasiswa TBI dan membiasakan mereka menggunakan bahasa Inggris untuk percakapan sehari-hari. Tak kalah penting, kegiatan ini tetap mengedepankan suasana religi sebagai mahasiswa kampus berbasis islam seperti sholat bejamaah ,tilawah dan kultum.   Seluruh peserta maupun panitia sangat antusias mengikuti kegiatan ini, karena mereka menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah keilmuan mereka.

Sebagai kampus yang berbasis islam, Institut Parahikmah Indonesia selalu menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan antar mahasiswa, sehingga tidak ada dominasi senior atas juniornya, tidak ada acara perpeloncoan apalagi bullying baik antara mahasiswa senior dan yunior maupun antar mahasiswa seangkatan.  Brotherhood adalah salah satu kegiatan yang ditujukan untuk memupuk nilai-nilai tersebut.

 

Ditulis oleh Sry Mulyani

Pelantikan HIMARPODI PAI IPI

Pelantikan HIMARPODI PAI IPI

Kampus yang tergolong belia di Sulawesi Selatan Institut Parahikma Indonesia, sangat memperhatikan setiap perkembangan zaman. Zaman ini dikenal dengan istilah “zaman millenial”, menghadapi zaman millennial IPI memiliki Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis International.

Di kampus II IPI, Jln. Tamangapa, No. 168, Antang Makassar, dilaksanakan pelantikan Himpunan Mahasiswa Prodi (HIMAPRODI) Pendidikan Agama Islam (PAI) bertujuan untuk menjadi wadah pengembangan intelektual dan skill mahasiswa untuk menghadapi seluruh tantangan di zaman mileniumm ini.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan bapak Suhatnam, S.Pd.I., M.Pd.I., menyapaikan sambutan bahwa “pengurus yang telah dilantik pada hari ini mendapat dukungan positif untuk menjadi wadah pengembangan kreatifitas mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan umumnya dan Prodi Pendidikan Agama Islam khususnya. Jabatan itu amanah, dan amanah harus dijaga dengan sebaik-baiknya, dengan semangat berkolaborasi, bersinergi kepada setiap elemen organisasi kampus, civitas akademik, akan menuai prestasi yang luar biasa”.

PAI merupakan Prodi yang masih belia sehingga kolaborasi antar prodi dan mahasiswa harus aktif. Keberadaan HIMAPRODI PAI menjadi perpanjangan tangan prodi ke Mahasiswa PAI, agar mewujudkan generasi yang berperadaban, cerdas dan terampil. Kata Muhammad Asriady, Ketua PRODI PAI IPI.

Pengurus harus banyak belajar kepada Pembina Yayasan Parahikma Indonesia, Prof. Dr. Azhar Arsyad, MA. Dikenal sebagai manusia pemimpi, sosok pendidik yang jujur dan amanah, peraih unggulan holistika kesuksesan dan keefektifan kerja, sang motivator yang tak kenal lelah, memiliki strategi pengembangan yang luarbiasa. Tambahnya

Pengurus baru harus sama-sama belajar kepada para pendahulu, saling merangkul, sama-sama bekerja, hingga kepengurusan berakhir. Membantuk efektifitas PRODI PAI agar mampu bersaing secara baik dan sehat dimasa kini dan dimasa mendatang. Mengamalkan spirit bergerak adalah berkah, aktif bekerja sama untuk melakukan kegiatan dengan keikhlasan. Mengutip inspirasi dari Mahatma Ghandi bahwa kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil, berusaha dengan keras dan ikhlas adalah kemenangan yang hakiki. “Kata Muh. Basyair, Ketua HIMPARODI PAI IPI.

IPI adalah wadah pengembangan intelektual, pengembangan emosional dan pengembangan spiritual. Terbukti dengan pengajaran Bahasa Inggris dan ICT yang digembleng sejak dini. Seperti kegiatan free academic course yang biasa dilaksanakan di kampus terkemuka di luar negeri kini bisa ditemukan saat berkuliah di Institut Parahikma Indonesia. Pengembangan emosional dengan mendudukung aktifitas mahasiswa berorganisasi seperti BEM, HIMAPRODI/HMJ dan beberapa UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti Jurnalistik, PMI, Pramuka, Public Speaking. Memiliki Program Self Building Training dan Remaja Masjid. Pengembangan spiritual dengan membuat sistem perkuliahan pukul 07.10 diawali dengan sholat duha dan berakhir perkulihan pukul 12.00 sehingga mahasiswa harus sholat zuhur berjamaah baru boleh meinggalkan kampus. Berbagai aktifitas yang telah dilakukan, seperti Zikir dan Doa bersama, pengajian rutin dan seminar-seminar baik Nasional maupun International.

Adanya HIMAPRODI PAI menjadi harapan Yayasan, Pimpinan IPI, Dekan dan terkhusus PRODI PAI agar aktifitas positif mahasiswa tersalurkan dengan baik menjemput kesuksesan dimasa mendatang.

 

Sumber : http://apakabarkampus.com/2018/01/12/pelantikan-himarpodi-pai-ipi/